Koma.id | Tangerang Selatan – Ledakan hebat yang mengguncang kompleks pertokoan Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diduga berasal dari tabung gas elpiji (LPG). Akibat insiden tersebut, sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, mengatakan dugaan awal mengarah pada ledakan tabung LPG. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.
“Informasi awal menyebut ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji, namun penyebab pasti masih didalami oleh petugas,” kata Henik, Rabu malam (14/10) malam.
Nusron Wahid Dipanggil Lagi oleh KPK
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Ledakan keras yang terdengar hingga radius cukup jauh menyebabkan kepanikan warga dan pengunjung pasar. Sejumlah lapak dan bangunan pertokoan dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan sebagian roboh akibat kuatnya daya ledak.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan delapan korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Sebanyak delapan orang dievakuasi ke rumah sakit, yakni ke RS Fatmawati dan RS Sari Asih,” ujar Bambang.
Untuk menangani situasi di lokasi, Polda Metro Jaya menerjunkan 50 personel Satbrimob yang terdiri dari personel patroli, tim SAR, dan Unit Komposit Detasemen Gegana.
Petugas melakukan evakuasi korban, pencarian di area terdampak, sterilisasi lokasi, serta pengamanan perimeter guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan yang membahayakan masyarakat.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” kata Henik.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung. Polisi meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan sebelum hasil penyelidikan selesai dilakukan.
“Polisi hadir untuk memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat terlindungi. Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung,” ujar Budi.
Hingga Rabu malam, petugas masih melakukan penyisiran di area terdampak untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di bawah reruntuhan bangunan. Sementara penyebab pasti ledakan menunggu hasil pemeriksaan tim forensik dan penyidik kepolisian.









