Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahNasional

Stasiun Bundaran HI MRT Diperluas Antisipasi Lonjakan Penumpang

×

Stasiun Bundaran HI MRT Diperluas Antisipasi Lonjakan Penumpang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Stasiun Bundaran Hi Mrt

Koma.id | Jakarta – PT MRT Jakarta (Perseroda) memperluas kapasitas Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta untuk mengantisipasi lonjakan penumpang jelang operasional Fase 2A lintas utara–selatan. Pembangunan ruang multifungsi (extended concourse) dan tiga akses masuk baru ditargetkan rampung pertengahan 2027.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, menyebut proyek yang dimulai Februari 2026 itu telah mencapai progres 23,52 persen per Agustus 2026. Pekerjaan konstruksi meliputi prebooring pada muara 1 dan 2 serta pemancangan SPP untuk persiapan pekerjaan open cut.

Silakan gulirkan ke bawah

“Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini merupakan bagian dari persiapan potensi peningkatan jumlah pelanggan saat operasional fase 2A mendatang,” kata Rendy, Senin (14/09).

Fasilitas Baru

  • Ruang tambahan 4.400 m² untuk retail, F&B, layanan, dan ruang kemitraan.
  • Tiga entre baru: dua di sisi barat dengan tangga dan eskalator, satu di sisi timur dengan elevator menuju Jalan M.H. Thamrin.
  • Cooling and ventilation tower untuk kenyamanan ruang bawah tanah.
  • Koneksi dengan Halte Transjakarta Bundaran HI Astra melalui lift.

Stasiun Bundaran HI yang berada 18 meter di bawah permukaan tanah saat ini melayani rata-rata 450.000–500.000 pelanggan per bulan. Jumlah pengguna diperkirakan meningkat signifikan setelah segmen Bundaran HI–Monas Fase 2A beroperasi pada akhir 2027, dan jaringan hingga Kota selesai pada 2029.

Pengembangan ini juga diarahkan untuk memperkuat konsep Transit-Oriented Development (TOD), menjadikan stasiun bukan hanya simpul transportasi, tetapi juga terintegrasi dengan ruang komersial dan publik di kawasan Bundaran HI.

“Penambahan ini merupakan bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah serta membuka potensi interkoneksi dengan area komersial,” ujar Rendy.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.