Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiNasional

Bantuan Pangan Jadi Langkah Antisipasi Musim Kemarau

×

Bantuan Pangan Jadi Langkah Antisipasi Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
beras bulog
Beras Bulog.

Koma.id | Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan pangan untuk menghadapi dampak musim kemarau dan masa paceklik yang berpotensi mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok. Salah satunya melalui penyaluran bantuan beras kepada jutaan penerima manfaat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan beras periode Oktober–Desember 2026. Setiap penerima manfaat akan memperoleh total 30 kilogram beras, dengan sasaran sekitar 33,2 juta keluarga dari kelompok desil 1 hingga desil 4.

Silakan gulirkan ke bawah

“Karena sekarang musim kering, musim paceklik, harga mulai sedikit-sedikit naik. Oleh karena itu pemerintah mengambil langkah untuk menghadapi kondisi tersebut,” ujar Zulkifli dalam kunjungan kerja di Lampung Selatan, Jumat (11/09).

Bantuan Beras dan Subsidi

  • Bantuan beras 30 kilogram: diberikan kepada penerima manfaat untuk menjaga daya beli masyarakat.
  • Beras subsidi di pasar tradisional: sekitar satu juta ton beras disiapkan dengan harga Rp12.000–Rp12.500 per kilogram.
  • Tepung bersubsidi: 380 ribu ton tepung dengan harga Rp11.000 per kilogram untuk mendukung UMKM dan perajin kue.
  • Jagung bersubsidi: disalurkan bagi peternak rakyat untuk menjaga ketersediaan pakan ternak.

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pasokan tetap tersedia, serta melindungi masyarakat berpenghasilan rendah dari dampak kenaikan harga selama musim kemarau. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini juga bertujuan mendukung keberlangsungan usaha kecil dan peternak rakyat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.