Koma.id- Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menuai gelombang reaksi di media sosial. Sejumlah warganet melontarkan kritik keras karena menilai Hotman memilih membela sosok yang tengah menghadapi proses hukum dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Pantauan di berbagai platform media sosial, kolom komentar pada unggahan yang membahas pernyataan Hotman dipenuhi tanggapan bernada negatif. Sebagian besar warganet mengaku kecewa dan mempertanyakan keputusan pengacara senior tersebut.
Akun TikTok Music Media (TMM) misalnya menulis, “Saya kira sudah kenyang ternyata masih sangat lapar!!!”.
Komentar lain datang dari akun Hendra yang menuliskan, “Kalau Bang Hotman bela yang salah, kami rakyat benci Hotman Paris.”
Nada serupa disampaikan akun kiraniagemoy. Ia mengaku kehilangan simpati terhadap Hotman setelah mengetahui dirinya menjadi kuasa hukum Febrie. *”Koruptor dibela jadi hilang simpati sama Bang Hotman,” tulisnya.
Sementara akun mami arfah mempertanyakan keputusan Hotman menerima perkara tersebut. Hotman Paris sudah tahu itu orang mafia, kenapa mau jadi pengacaranya, wah gimana ini Hotman Paris,” tulisnya.
Adapun akun Zuri Ani menduga alasan Hotman menerima perkara tersebut berkaitan dengan honorarium. “Bang Hotman kok mau membela yang salah, apa karena bayarannya mahal,” tulisnya.
Sedangkan akun MamaOcha menulis singkat, “Koruptor kenapa dibela Bang?”
Gelombang komentar tersebut menunjukkan keputusan Hotman menjadi kuasa hukum Febrie memicu perdebatan di ruang publik. Di satu sisi, banyak warganet menyampaikan kekecewaan karena menganggap pengacara tersebut membela koruptor.







