Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Hukum

BaraNusa Desak Polisi Bentuk Tim Khusus Usut Tuntas Skandal Batu Bara

Views
×

BaraNusa Desak Polisi Bentuk Tim Khusus Usut Tuntas Skandal Batu Bara

Sebarkan artikel ini
Adi Kurniawan
Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan.

KOMA.ID, JAKARTA – Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, mengapresiasi langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya yang menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan skandal batu bara. Penetapan tersebut diberitakan terjadi pada hari ini.

Adi Kurniawan menilai langkah tersebut merupakan bentuk keberanian aparat penegak hukum dalam menangani perkara besar yang menjadi perhatian publik.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami mengapresiasi keberanian Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya yang telah mengambil langkah hukum terhadap mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ini menjadi bukti bahwa penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu dan tidak boleh ada seorang pun yang kebal hukum,” ujar Adi, Sabtu (11/7/2026).

Namun demikian, BaraNusa mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti pada penetapan tersangka semata. Menurut Adi, penyidik harus mengembangkan perkara hingga mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk aktor intelektual, jaringan, maupun pihak yang diduga menikmati hasil kejahatan apabila didukung alat bukti yang cukup.

“BaraNusa mendesak Kapolri segera membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas skandal mega korupsi batu bara dan TPPU ini. Jangan berhenti pada satu nama. Bongkar seluruh jaringan, telusuri aliran dana, dan tangkap siapa pun yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Adi juga menyatakan bahwa pengungkapan perkara secara menyeluruh akan menjadi ujian penting bagi komitmen Polri dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, masyarakat menaruh harapan besar agar kasus tersebut ditangani secara profesional, transparan, dan independen.

“BaraNusa akan terus mengawal proses penegakan hukum ini hingga memiliki kekuatan hukum tetap. Kami berharap tidak ada intervensi dari pihak mana pun sehingga seluruh fakta dapat dibuka secara terang benderang di hadapan publik,” pungkas Adi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.