Koma.id | Jakarta – Komedian Narji resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah sebelumnya aktif sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sejak 2021. Kepindahan ini diumumkan dalam sebuah acara sunatan massal di Banten, yang sekaligus menjadi momentum penjaketan Narji sebagai kader baru PSI.
PKS merespons dengan sikap terbuka. Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
TNI Bersenjata Jaga Rumah Jampidsus, Koalisi Masyarakat Sipil Bereaksi Keras: Salah dan Keliru!
“Kami menghormati keputusan Bang Narji. Terima kasih atas kebersamaan dan kontribusinya selama ini,” ujar Ahmad Mabruri, Ketua DPP PKS Bidang Komunikasi dan Digital. PKS menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak akan memutus silaturahmi.
Sementara itu, PSI menyambut Narji sebagai energi baru untuk memperkuat basis dukungan di Banten. Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, menyebut kehadiran Narji akan menambah semangat kader dalam menyongsong Pemilu.
“Perpindahan partai politik adalah hal lumrah, termasuk bagi figur publik. Kami menyambut Narji dengan penuh semangat,” katanya.
PKS menekankan bahwa keputusan Narji adalah hak pribadi yang harus dihormati, dan partai tetap fokus melayani masyarakat. Di sisi lain, PSI menilai Narji sebagai figur publik yang mampu menarik simpati pemilih, khususnya di daerah asalnya.
Perpindahan Narji dari PKS ke PSI menjadi sorotan politik nasional. PKS memilih merespons dengan sikap apresiatif dan dewasa, sementara PSI memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat citra partai sebagai wadah bagi tokoh publik dan generasi muda.








