Koma.id | Jakarta – Libur sekolah biasanya identik dengan bangun siang, bermain game, atau berwisata. Namun suasana berbeda terlihat di Masjid Sulthon Aulia, Komplek Puri Idaman, sejak Senin pagi (29/06). Puluhan anak-anak hingga remaja tampak berbondong-bondong membawa Al-Qur’an dan perlengkapan salat untuk mengikuti Asrama Pengajian Liburan Sekolah.
Lebih dari 50 peserta hadir dengan latar usia beragam, mulai dari anak-anak PAUD, siswa SD, hingga remaja SMP dan SMA. Anak-anak kecil tampak antusias mengikuti metode mengaji yang diselingi cerita islami, sementara para remaja terlihat khusyuk memperdalam ilmu agama.
Keteladanan Gubernur Ahmad Luthfi di Soekarno Run Disebut Budayawan Jadi Simbol Kepemimpinan Humanis
“Senang bisa ikut acara ini. Selain memperlancar bacaan Al-Qur’an, saya juga lebih akrab dengan teman dari blok lain,” ujar Sadewa, salah satu peserta remaja.
Bagi para orang tua, kegiatan ini menjadi alternatif positif di tengah kekhawatiran berkurangnya waktu produktif anak selama libur panjang. Acara pengajian dinilai mampu membekali generasi muda dengan benteng spiritual yang kuat sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga komplek.
Selama dua hari penuh, Masjid Sulthon Aulia bertransformasi menjadi ruang belajar yang penuh tawa, kebersamaan, dan keberkahan. Mengisi liburan dengan mengaji rupanya bisa dikemas menyenangkan, membuktikan bahwa mendekatkan diri pada agama dapat dimulai sejak dini dengan cara ceria.








