Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahKesehatan

KDM Pastikan Biaya Pengobatan YTR Ditanggung Pemprov, Uang Sayembara Rp250 Juta Diserahkan ke Keluarga

Views
×

KDM Pastikan Biaya Pengobatan YTR Ditanggung Pemprov, Uang Sayembara Rp250 Juta Diserahkan ke Keluarga

Sebarkan artikel ini
KDM Pastikan Biaya Pengobatan YTR Ditanggung Pemprov, Uang Sayembara Rp250 Juta Diserahkan ke Keluarga
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto/Istimewa)

Koma.id | Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) meminta masyarakat untuk menghentikan penggalangan donasi bagi biaya pengobatan korban penyekapan dan penganiayaan, YTR. Ia menegaskan seluruh biaya perawatan korban telah dijamin oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga sembuh.

KDM menyampaikan hal itu usai menjenguk korban di rumah sakit. “Terhadap korban dijamin seluruh pelayanan kesehatannya sampai sembuh. Berdasarkan catatan keuangan, dibutuhkan dalam dua minggu ini sebesar Rp1 miliar, dan kami menyiapkannya,” ujarnya.

Silakan gulirkan ke bawah

Selain menjamin biaya pengobatan, KDM memastikan keluarga korban juga mendapat perhatian penuh. Mereka diperbolehkan berhenti bekerja sementara waktu agar bisa mendampingi korban tanpa khawatir kebutuhan hidup sehari-hari.

“Terhadap keluarganya, sejak saya berkunjung sampai hari ini, kami pastikan berhenti bekerja, tetap merawat, terjamin kehidupannya,” kata KDM.

Ia menambahkan, masyarakat yang ingin berdonasi tetap dipersilakan, namun diarahkan untuk mendukung kehidupan keluarga dan masa depan korban setelah pulih.

Dalam kesempatan yang sama, KDM mengungkap nasib uang sayembara Rp250 juta yang sebelumnya diumumkan untuk penangkapan tersangka Taufik Hidayat. Menurutnya, sayembara itu memberi efek psikologis kepada tersangka sehingga merasa diawasi banyak orang dan akhirnya kembali ke Bandung sebelum ditangkap polisi.

Namun, karena penangkapan dilakukan oleh Polda Jabar, hadiah sayembara tidak mungkin diterima institusi kepolisian. Atas permintaan Kapolda, dana tersebut dialihkan kepada keluarga korban sebagai bekal masa depan.

“Sudah, nanti kita serahkan pada keluarga korban untuk bekal masa depannya,” jelas KDM.

Dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, KDM menyerahkan dana Rp250 juta dalam bentuk tabungan kepada keluarga YTR.

“Kita kasih ke keluarga korban untuk bekal masa depan,” ucapnya.

Kasus ini berawal dari penyekapan dan penganiayaan yang dialami YTR oleh tersangka Taufik Hidayat di Bandung. Korban mengalami penderitaan bertahun-tahun hingga akhirnya kasus mencuat ke publik. Setelah sempat buron, tersangka berhasil ditangkap aparat di Perumahan Griya Pesona, Ciparay, Kabupaten Bandung.

Dengan adanya jaminan biaya pengobatan, dukungan hidup bagi keluarga, serta tambahan dana sayembara, pemerintah berharap korban dan keluarganya dapat lebih tenang menghadapi masa pemulihan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak kriminal penyekapan dan penganiayaan tidak hanya melukai fisik korban, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.