Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Danantara Beberkan Alasan Belum Publikasikan Laporan Keuangan sejak Berdiri

Views
×

Danantara Beberkan Alasan Belum Publikasikan Laporan Keuangan sejak Berdiri

Sebarkan artikel ini
Dony Oskaria
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan alasan lembaga pengelola investasi negara tersebut belum mempublikasikan laporan keuangan sejak resmi berdiri pada Februari 2025.

Menurutnya, keterlambatan itu terjadi karena Danantara masih menjalankan proses konsolidasi dan penataan laporan keuangan perusahaan-perusahaan pelat merah yang berada di bawah pengelolaannya.

Silakan gulirkan ke bawah

Dony menjelaskan, Danantara saat ini tengah melakukan harmonisasi dan pembersihan data keuangan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi bagian dari portofolio perusahaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan laporan keuangan yang nantinya dipublikasikan memiliki standar yang seragam, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Proses konsolidasi ini tidak sederhana karena melibatkan banyak BUMN dengan karakteristik bisnis yang berbeda-beda. Kami ingin memastikan seluruh data keuangan bersih dan akurat sebelum dipublikasikan,” kata Dony dalam keterangannya, dikutip Senin (1/6/2026).

Menurut dia, proses tersebut juga mencakup evaluasi terhadap kualitas aset, struktur pembiayaan, hingga tata kelola keuangan sejumlah perusahaan negara yang kini berada di bawah koordinasi Danantara.

Sebagai sovereign wealth fund dan perusahaan pengelola investasi strategis negara, Danantara mengelola aset dalam jumlah besar yang berasal dari sejumlah BUMN utama di berbagai sektor, mulai dari perbankan, energi, telekomunikasi, infrastruktur, hingga pertambangan.

Dony menegaskan keterlambatan publikasi laporan keuangan bukan berarti Danantara mengabaikan prinsip transparansi. Sebaliknya, perusahaan ingin memastikan laporan yang dirilis telah melalui proses audit dan verifikasi yang memadai agar tidak menimbulkan kesalahan informasi.

Ia juga memastikan Danantara berkomitmen menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) sesuai standar internasional. Karena itu, laporan keuangan akan dipublikasikan setelah seluruh proses konsolidasi selesai dilakukan.

Sebelumnya, sejumlah kalangan mempertanyakan belum dipublikasikannya laporan keuangan Danantara sejak lembaga tersebut dibentuk pemerintah pada awal 2025. Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi aspek penting mengingat Danantara mengelola aset negara bernilai ribuan triliun rupiah yang berasal dari perusahaan-perusahaan BUMN strategis.

Pemerintah sendiri menargetkan Danantara menjadi instrumen utama dalam pengelolaan investasi nasional, memperkuat nilai aset BUMN, serta menarik investasi global untuk mendukung program hilirisasi dan pembangunan ekonomi jangka panjang Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.