Koma.id– Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, tidak hanya diwarnai penyampaian tuntutan, tetapi juga pengakuan dari kalangan serikat pekerja terhadap langkah Polri dalam menangani persoalan ketenagakerjaan. Sejumlah pimpinan organisasi buruh menilai kehadiran Desk Ketenagakerjaan yang diinisiasi oleh Listyo Sigit Prabowo memberi dampak nyata bagi pekerja.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Kapolri, serta jajaran Kabinet Merah Putih dalam agenda peringatan May Day, Jumat (1/5/2026).
Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban, secara terbuka menyampaikan bahwa keberadaan desk tersebut dirasakan membantu buruh dalam mengakses pendampingan dan penyelesaian masalah ketenagakerjaan
“Satu lagi yang belum, Pak, desk ketenagakerjaan. Kami merasa itu juga sangat membantu kami. Terima kasih kepada Bapak Kapolri, terima kasih kepada semua Bapak Menteri dan Kabinet Merah Putih,” kata Elly.
Hal senada disampaikan Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, yang menilai pembentukan desk tersebut sebagai bentuk keseriusan Polri dalam merespons isu-isu pekerja.
“Terima kasih saya sampaikan kepada Pak Kapolri untuk desk ketenagakerjaan dan perhatian yang sangat luar biasa,” katanya.
Desk Ketenagakerjaan Polri sendiri diketahui berfungsi sebagai ruang pengaduan dan konsultasi bagi pekerja, khususnya dalam menghadapi persoalan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), sengketa industrial, hingga pemenuhan hak normatif buruh. Inisiatif ini juga mencakup upaya mediasi guna mendorong penyelesaian konflik tanpa eskalasi hukum yang berkepanjangan.







