Koma.id | Jakarta – Libur panjang Idulfitri telah usai. Euforia mudik, silaturahmi, dan kebersamaan keluarga meninggalkan jejak kebahagiaan sekaligus tantangan baru: kembali ke rutinitas kerja. Banyak orang merasakan post holiday blues, rasa malas, sulit berkonsentrasi, hingga insomnia yang khawatir bisa menurunkan produktivitas.
Ada sejumlah langkah sederhana yang bisa membantu melawan sindrom ini. Pertama, mulai dengan perlahan. Hari pertama bekerja sebaiknya diisi dengan target yang realistis agar tubuh dan pikiran beradaptasi kembali. Kedua, temukan motivasi dengan menjadikan momen Lebaran sebagai dorongan untuk bekerja lebih giat demi membahagiakan keluarga.
Langkah berikutnya adalah merencanakan agenda pekerjaan ke depan. Menyusun target dan to-do list akan memberi arah jelas untuk menyalurkan energi positif. Selain itu, cari aktivitas seru setelah bekerja, seperti halal bihalal bersama rekan kantor atau sekadar hangout, agar suasana hati tetap segar. Terakhir, ingat kembali tugas dan kewajiban. Evaluasi pencapaian sebelumnya bisa menjadi bahan refleksi untuk bekerja lebih fokus.
Selain lima cara tersebut, tidur cukup, olahraga ringan, hingga merapikan meja kerja dapat membantu transisi lebih mulus. Menyiapkan perlengkapan sejak malam hari dan berbagi cerita dengan rekan kerja juga bisa memperkuat semangat tim.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, energi positif setelah liburan dapat diarahkan pada aktivitas produktif. Lebaran bukan hanya tentang rehat, tetapi juga kesempatan untuk kembali bekerja dengan semangat baru, lebih fokus, dan lebih optimis.








