Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasional

Indonesia Menuju Kemandirian Energi, Impor BBM Ditinggalkan

Views
×

Indonesia Menuju Kemandirian Energi, Impor BBM Ditinggalkan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto - Holopis
Presiden Republik Indonesia ke 8, Prabowo Subianto.

Koma.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi dan pangan nasional. Dalam peresmian 218 jembatan bailey, armco, dan perintis yang digelar secara virtual, Senin (09/03), Prabowo menyampaikan optimisme bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) tanpa bergantung pada impor.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk memproduksi BBM dari sumber energi nabati, seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu.

Silakan gulirkan ke bawah

“Masalah BBM juga bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada energi. Kita memiliki karunia besar dari Yang Mahakuasa bahwa kebutuhan BBM kita nanti bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita,” ujar Prabowo.

Selain energi, Kepala Negara menekankan pentingnya swasembada pangan, khususnya beras sebagai makanan pokok. Ia menyebut Indonesia hampir mencapai swasembada beras, dan dalam waktu dekat juga mampu memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

“Dalam keadaan perang di mana-mana, swasembada beras adalah prioritas. Kita sebentar lagi juga akan mampu memenuhi kebutuhan protein,” katanya.

Prabowo menambahkan, Indonesia harus memperkuat kemampuan berdiri di atas kaki sendiri dengan memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki. Ia menegaskan bahwa bangsa ini akan keluar dari krisis dengan kondisi lebih kuat, produktif, dan makmur.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi. Menurutnya, praktik penyalahgunaan wewenang dan kolusi dapat menyebabkan kebocoran keuangan negara.

“Kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa harus lebih baik lagi kita kelola. Untuk itu saya tegaskan kembali bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat,” tegasnya.

Dengan dorongan swasembada energi dan pangan serta komitmen antikorupsi, Prabowo menyatakan Indonesia berada dalam posisi yang lebih siap menghadapi tantangan global dan menjaga ketahanan nasional.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.