Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

Objek Wisata Guci Tegal Diterjang Banjir Bandang, BNPB Imbau Waspada

Views
×

Objek Wisata Guci Tegal Diterjang Banjir Bandang, BNPB Imbau Waspada

Sebarkan artikel ini
Objek Wisata Guci Tegal Diterjang Banjir Bandang, BNPB Imbau Waspada
Objek wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sebelum (kiri) dan saat diterpa banjir bandang (kanan). (Foto/Istimewa)

Koma.id Banjir bandang menerjang kawasan wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Sabtu sore (20/12). Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah itu dalam durasi cukup lama, sehingga menyebabkan aliran sungai meluap dan menghantam area wisata.

Luapan air deras dilaporkan menerjang kawasan objek wisata Pancuran 13, salah satu lokasi pemandian air panas yang ramai dikunjungi wisatawan. Kolam pemandian di lokasi tersebut tersapu arus banjir bandang, disertai material lumpur, pasir, dan bebatuan yang terbawa dari hulu.

Silakan gulirkan ke bawah

Berdasarkan pantauan visual di lapangan, endapan material banjir menutup sebagian besar area wisata. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pengunjung, sehingga pengelola memutuskan menutup sementara kawasan wisata Guci untuk umum hingga situasi dinyatakan aman.

Tidak Ada Laporan Korban Jiwa

Hingga Minggu pagi (21/12), belum ada laporan korban jiwa dari pengunjung maupun pengelola objek wisata akibat kejadian tersebut. Aparat setempat bersama tim terkait masih melakukan pemantauan kondisi serta pembersihan material banjir di kawasan terdampak.

Sejumlah wisatawan dilaporkan sempat berada di sekitar lokasi saat hujan deras mengguyur, namun berhasil menjauh sebelum arus banjir mencapai puncaknya.

BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Gung, khususnya wilayah Balapulang, Dukuhwaru, Adiwerna, hingga kawasan Pantai Utara (Pantura), untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

Masyarakat diminta terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan debit air sungai, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpeluang tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan segera melakukan evaluasi mitigasi bencana di kawasan wisata pegunungan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.