Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahPolitik

Muzakir Manaf Tanggapi Maraknya Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

×

Muzakir Manaf Tanggapi Maraknya Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

Sebarkan artikel ini
Muzakir Manaf Tanggapi Maraknya Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

Koma.id | Aceh – Fenomena pengibaran bendera Bulan Bintang kembali mencuat di sejumlah daerah di Aceh, terutama saat perayaan Maulid Nabi. Video pengibaran bendera berlatar merah dengan lambang bulan sabit dan bintang itu ramai beredar di media sosial dalam beberapa pekan terakhir.

Silakan gulirkan ke bawah

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menanggapi fenomena tersebut dengan santai. Ia menegaskan pemerintah provinsi tetap mengimbau masyarakat untuk tidak mengibarkan bendera tersebut di ruang publik.

“Kita imbau tidak menaikkan,” ujar Mualem kepada wartawan di Kompleks Parlemen Aceh, Selasa (18/11).

Meski demikian, Mualem menyebut pengibaran bendera oleh kalangan muda sesekali tidak menjadi masalah. “Tetapi untuk anak muda sesekali kan tak apa-apa,” katanya.

Pengibaran bendera Bulan Bintang marak dilakukan pada momen tertentu, seperti perayaan maulid di beberapa desa. Bahkan, saat Mualem menghadiri doa bersama dan membersihkan makam syuhada di Desa Leupon Siren, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, pada 9 Oktober lalu, warga menyambutnya dengan bendera tersebut.

Bendera Bulan Bintang sebelumnya telah disahkan sebagai bendera Aceh melalui Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh. Namun, pemerintah pusat tidak menyetujui penggunaannya karena bendera tersebut pernah dipakai sebagai simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat konflik berlangsung.

Fenomena ini kembali menjadi sorotan publik karena dianggap menyentuh isu sensitif terkait simbol politik dan sejarah Aceh. Pemerintah daerah menekankan perlunya kehati-hatian agar pengibaran bendera tidak menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.