Koma.id– Penyidik menyita tiga bom aktif dari lokasi ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta. Ketiga bom yang belum sempat diledakkan tersebut diamankan dari seorang siswa yang kini berstatus sebagai Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH).
Temuan ini melengkapi fakta sebelumnya yang diungkap Densus 88 Antiteror Polri, bahwa pelaku membawa tujuh bom dalam insiden nahas pada Jumat (7/11) lalu. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya meledak dan tiga berhasil diamankan.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan
dampak trauma pascainsiden banyak siswa yang ingin pindah dari SMA 72 menjelang batas waktu pembelajaran secara daring bagi siswa sekolah tersebut pada Senin (17/11/2025).
Di sisi lain, sejumlah warga dilaporkan menolak wacana pemerintah yang akan membatasi game online sebagai respons atas peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta.







