Koma.id– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya secara pribadi tidak menginginkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menanggung masalah utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.
Namun, ia mengakui bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto, yang telah memastikan pemerintah akan menyelesaikan persoalan utang tersebut.
Purbaya menjelaskan bahwa salah satu opsi yang saat ini dipertimbangkan adalah keterlibatan pemerintah hanya pada aspek infrastruktur proyek, seperti rel, bukan pada komponen lainnya seperti rolling stock, rangkaian kereta, maupun stasiun.
Meski demikian, Purbaya menegaskan, opsi ini belum sampai pada tahap keputusan, dan ia masih berkomitmen jangan sampai keuangan negara ikut bermasalah.







