Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Kapolri Tegaskan Peran Strategis Ojol dalam Ekonomi dan Keamanan Nasional

Views
×

Kapolri Tegaskan Peran Strategis Ojol dalam Ekonomi dan Keamanan Nasional

Sebarkan artikel ini
Kapolri Tegaskan Peran Strategis Ojol dalam Ekonomi dan Keamanan Nasional

Silakan gulirkan ke bawah

Koma.id | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan peran penting pengemudi ojek online (ojol) dalam mendukung mobilitas masyarakat, perekonomian nasional, dan stabilitas keamanan. Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Ojol Kamtibmas di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10).

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menyebut ojol bukan sekadar penyedia layanan transportasi, melainkan juga penggerak ekonomi yang menjangkau seluruh lapisan Masyarakat.

Kehadiran rekan-rekan ojol telah menjangkau setiap sudut kota, memenuhi kebutuhan masyarakat, dan menjadi penghubung UMKM dengan konsumen,” ujarnya.

Kapolri juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan driver ojol, termasuk potongan iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar 50 persen dan bonus hari raya sebesar 20 persen. Ia mengajak komunitas ojol untuk mendukung program pemerintah dan menyambut baik penyusunan regulasi baru terkait transportasi online.

Ojol di Monas Bersama Kapolri
Ojol di Monas Bersama Kapolri

Seluruh kebijakan tersebut menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional sekaligus memperluas perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.

Jenderal Sigit menekankan bahwa komunitas ojol memiliki peran besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui program Ojol Kamtibmas, Polri mendorong pengemudi ojol untuk aktif melaporkan potensi kejahatan di jalanan.

Polri akan bekerja sama dengan aplikator transportasi online untuk memasang sistem keamanan yang memungkinkan pengemudi ojol menghubungi personel Polri atau kantor polisi terdekat saat menghadapi situasi darurat,” jelasnya.

Dalam apel tersebut, ratusan pengemudi ojol hadir mengenakan rompi biru bertuliskan “Jaga Jakarta bersama Polda Metro Jaya”. Mereka juga membacakan deklarasi bersama untuk berkomitmen menjaga keamanan ibu kota.

Kapolri menyebut sinergi antara Polri dan komunitas ojol sebagai bentuk nyata pendekatan kepolisian berbasis masyarakat (community policing).

“Kami meyakini kekuatan komunitas ojol yang tersebar luas dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan stabilitas Kamtibmas,” tegasnya.

Polri juga berencana menjalin kerja sama lebih lanjut dengan aplikator transportasi online untuk menyediakan fitur pelaporan langsung yang terhubung dengan sistem kepolisian.

Dengan informasi cepat dari pengemudi ojol, Polri bisa merespons lebih sigap terhadap peristiwa yang terjadi. Ini adalah bentuk nyata dari community policing yang terus kami perkuat,” tutup Sigit.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.