Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Berita

Gubernur Dedi Mulyadi Gelar Lomba Pembangunan Kelurahan, Hadiah Utama Rp 7,5 Miliar

Views
×

Gubernur Dedi Mulyadi Gelar Lomba Pembangunan Kelurahan, Hadiah Utama Rp 7,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Dedi Mulyadi Gelar Lomba Pembangunan Kelurahan, Hadiah Utama Rp 7,5 Miliar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto/Istimewa)

Koma.id | Bandung – Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluncurkan program Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan se-Jawa Barat dengan total hadiah mencapai Rp 12 miliar, termasuk Rp 7,5 miliar untuk juara tingkat provinsi. Program ini resmi dimulai 1 Agustus 2025 dan akan berlangsung hingga Desember 2025, melibatkan seluruh kelurahan dan desa di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Dalam unggahan media sosial resminya, Dedi menyebut lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan wilayah dan pelayanan publik.

Silakan gulirkan ke bawah

“Hadiah ini bukan untuk wali kota atau lurah, tapi untuk rakyat dalam bentuk pembangunan,” tegasnya.

Tingkat Kecamatan: Rp 200 juta untuk juara kebersihan dan pengelolaan lingkungan
Tingkat Kota/Kabupaten: Rp 1 miliar untuk juara pengelolaan wilayah

Tingkat Provinsi:
Juara 1: Rp 7,5 miliar
Juara 2: Rp 5 miliar
Juara 3: Rp 2,5 miliar4

Selain dana stimulus, Pemprov Jabar juga menyiapkan Piala Anugerah Gapura Sri Baduga dan Mahkota Binokasih sebagai simbol prestasi kelurahan terbaik5.

Lomba akan dinilai berdasarkan:
Kebersihan dan pengelolaan lingkungan
Manajemen keuangan desa/kelurahan
Pendidikan dan program keluarga berencana
Pertumbuhan ekonomi lokal
Semangat toleransi dan inklusi sosial4

Dedi juga menegaskan akan mengumumkan kelurahan dengan kinerja terburuk sebagai bentuk evaluasi publik. “Mari semangat menata kampung dan halaman kita. Lemur diurus, kota ditata. Jawa Barat istimewa,” ujarnya.

Program ini diluncurkan di tengah antusiasme masyarakat menyambut HUT RI dan meningkatnya perhatian terhadap tata kelola wilayah. Sejumlah kelurahan mulai melakukan persiapan intensif, termasuk gotong royong warga, perbaikan fasilitas umum, dan pelaporan keuangan berbasis digital.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.