Koma.id– Sejumlah organisasi masyarakat sipil melayangkan protes terhadap pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut ada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dibiayai asing dan bertujuan memecah belah bangsa.
Koalisi Masyarakat Sipil menilai tudingan tersebut ahistoris dan berpotensi membuka ruang bagi pembungkaman kritik terhadap pemerintah. Mereka menilai pernyataan itu menunjukkan sikap paranoid pemerintah terhadap kritik yang seharusnya menjadi bagian dari demokrasi.
Selama ini, LSM di Indonesia dan dunia berperan sebagai jembatan aspirasi masyarakat, bukan sebagai pemecah belah. Koalisi menilai tudingan terhadap LSM tidak berdasar dan hanya akan menimbulkan kecurigaan terhadap kerja-kerja advokasi yang dijalankan oleh LSM.
Mereka khawatir pernyataan tersebut justru melemahkan fungsi kontrol terhadap pemerintah yang seharusnya dijalankan secara independen.







