Koma.id– Hasan Nasbi resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communications Office/PCO).
Pengumuman itu disampaikannya melalui unggahan video, dan ia menyebut bahwa Senin, 21 April 2025 menjadi hari terakhirnya aktif di lingkungan Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Keputusan tersebut langsung memantik berbagai reaksi dari kalangan elite politik. Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus juru bicara Presiden Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku menghormati langkah Hasan meski tak mengetahui alasan di balik pengunduran dirinya.
Senada, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menanggapi pengunduran diri itu dengan menekankan posisi Kepala Komunikasi Kepresidenan memang semestinya diisi oleh sosok yang punya kedekatan langsung dengan Presiden.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan bahwa surat pengunduran diri Hasan Nasbi telah diterima dan telah dilaporkan kepada Presiden. Namun, hingga berita ini diturunkan, surat tersebut belum diteken oleh Prabowo.
Mundurnya Hasan Nasbi dari lingkaran komunikasi istana ini membuka ruang spekulasi soal siapa figur yang akan menggantikan peran strategis dalam menjaga citra dan komunikasi Presiden ke depan.







