Koma.id | Yogyakarta – Suasana kawasan Malioboro di Kota Yogyakarta pada Senin (31/3/2025), hari pertama Lebaran, berubah menjadi lautan manusia. Antrean kendaraan wisatawan tampak mengular panjang, dimulai dari Taman Parkir Abu Bakar Ali hingga ke Jalan Malioboro.
Kendaraan pribadi berpelat luar daerah, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, mendominasi pemandangan.
Meski dipadati ribuan pengunjung, arus lalu lintas di area tersebut terpantau tetap lancar. Pihak kepolisian belum perlu memberlakukan rekayasa lalu lintas.
Optimisme membayang, dengan perkiraan sekitar 3 juta wisatawan akan berkunjung ke Kota Yogyakarta selama libur Lebaran tahun ini. Namun, angka ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu, yang mencatat hingga 7 juta wisatawan.
Di sisi lain, pedestrian Malioboro juga tak kalah riuh. Para pengunjung memanfaatkan malam pertama Lebaran untuk berbagai aktivitas santai, mulai dari berswafoto, berbelanja suvenir, mencicipi kuliner khas, hingga sekadar menikmati suasana yang lekat dengan nuansa tradisional. Malioboro tetap menjadi destinasi primadona, menawarkan pengalaman yang tak lekang oleh waktu.

Adit, seorang wisatawan asal Jakarta, mengungkapkan alasannya memilih Yogyakarta sebagai destinasi liburan.
“Yogya itu seru, semuanya terjangkau. Banyak tempat wisata menarik,” ujar Adit dengan antusias.
Adit menambahkan, Malioboro menjadi agenda utama hari pertama sebelum melanjutkan eksplorasi ke destinasi lain di Kota Pelajar ini.
Sementara itu, pihak kepolisian setempat mengimbau para wisatawan agar memanfaatkan lahan parkir yang telah disediakan. Mereka juga mengingatkan untuk menjaga barang bawaan dan memastikan anggota keluarga, terutama anak-anak, tidak terpisah di tengah padatnya kerumunan.
Dengan pesona yang terus memikat hati pengunjung, Malioboro kembali membuktikan diri sebagai ikon wisata yang selalu menawan, bahkan di tengah penurunan jumlah wisatawan.








