Koma.id– Program Lapor Mas Wapres yang diluncurkan oleh Gibran Rakabuming pada 10 November 2024 terus menjadi topik hangat di media sosial, terutama di platform X. Program ini dirancang untuk menerima keluhan masyarakat langsung melalui kanal khusus. Namun, hingga kini, layanan tersebut menuai kritik terkait efektivitas dan kapasitasnya.
Warganet mengeluhkan keterbatasan sistem yang hanya mampu menampung 50 laporan per hari. Banyak pihak skeptis bahwa semua aduan tersebut dapat diproses dengan baik.
Meski demikian, program ini juga mendapat apresiasi karena dianggap sebagai upaya mendekatkan pemerintah kepada rakyat. Samsul Arifin, Dosen Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya, menilai inisiatif ini pada dasarnya memiliki manfaat strategis.
Menurutnya, Wakil Presiden memiliki lingkup tugas yang luas dan program ini sebaiknya didukung oleh sistem pengelolaan yang lebih profesional agar laporan tidak hanya diterima, tetapi juga ditindaklanjuti dengan baik.







