Koma.id– Debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 kembali memicu polemik. Dalam acara yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, semalam, tema “Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim” yang seharusnya memicu diskusi konstruktif justru dibumbui pernyataan kontroversial. Dharma Pongrekun, salah satu calon wakil gubernur, mengejutkan audiens dengan mengaitkan isu perubahan iklim pada agenda terselubung WHO dan potensi bio weapon untuk menciptakan pandemi.”
Sebaliknya, Ridwan Kamil memberikan solusi konkret berupa adopsi program carbon trading sebagai langkah strategis mengintegrasikan penghijauan dengan manfaat ekonomi bagi warga. Sementara itu, Pramono menonjolkan janji populisnya untuk tidak melakukan penggusuran jika terpilih sebagai gubernur.
Tak hanya Jakarta, Pilkada Jawa Tengah juga memanas dengan isu viral yang menyeret pasangan calon Ahmad Luthfi-Yasin. Di media sosial TikTok, tersebar gambar bernada provokatif berupa kartun tentara terikat tali dengan sosok polisi berdiri di belakangnya. Dewan Pembina Tim Pemenangan Luthfi-Yasin, Letjen TNI (Purn) Bakti Agus Fadjari, mengecam keras gambar tersebut. Ia menilai tindakan ini sebagai fitnah yang bertujuan memecah hubungan harmonis antara TNI dan Polri.
Pilkada 2024 terus menjadi sorotan publik dengan dinamika politik yang kian kompleks. Masyarakat diimbau tetap kritis dan memeriksa kebenaran setiap informasi agar tak terjebak dalam narasi yang menyesatkan.







