Koma.id, Jakarta – Berita tentang Pasukan Berani Mati Jokowi beredar luas di dunia maya. Mereka diisukan bakal memenuhi Jakarta pada tanggal 22 September 2024 sekaligus menggelar apel akbar. Bagaimana kebenaran kabar ini?
Sejumlah pemberitaan menyebutkan Pasukan Berani Mati Jokowi melibatkan setidaknya 20.000 orang. Mereka disebut-sebut dipimpin seorang bernama Sukodigdo Wardoyo.
Pasukan Berani Mati Jokowi itu dikatakan bakal memenuhi ibu kota pada tanggal 22 September 2024. Sontak, berita ini cukup mengagetkan warganet hingga mengundang perhatian.
Propam Proses Oknum Polisi Diduga Hilangkan Barang Bukti, Kapolres Sergai Tegaskan Tak Ada Toleransi
Awak media pun melakukan pengecekan disekitaran Tugu Proklamasi, namun tak ada kumpulan massa dari pasukan berani mati. Namun, justru ada agenda mimbar rakyat dari kelompok yang mengatasnamakan Barisan Bela NKRI.
Saat berita ini diturunkan baru ada 20 orang tersebut akan menggelar konvensi rakyat.
Dan massa itu dipimpin Andre Dande, Marlin Bato dan Louis Martin Pasaribu. Saat dikonfirmasi, Martin mengaku massa mereka bukan bagian dari pasukan berani mati.
“Bukan justru, Barisan Bela NKRI adalah adalah bersatunya setiap lapisan masyarakat yang dinamakan konvensi Rakyat. Menolak keras adanya showforce pasukan berani mati, karena ini merusak kedamaian, keharmonisan tatanan masyarakat,” kata dia.
Untuk diketahui sepak terjang Marlin Bato adalah mantan Ketua Relawan Beta Ganjar, inisiator relawan 01 dan 03, Ketua Bentara dan Angkatan Muda Ende.
Sementara Luis Martin Pasaribu dan Marlin Bato, pernah menggelar aksi di MK menuntut pemilu ulang, serta mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 02, serta menolak segala bentuk pemilu yang curang.







