Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaRagam

Ponpes Subulussalam Kresek : Kemenperin bisa tepati janjinya Menutup Pabrik Miras

Views
×

Ponpes Subulussalam Kresek : Kemenperin bisa tepati janjinya Menutup Pabrik Miras

Sebarkan artikel ini
Ponpes Subulussalam Kresek : Kemenperin bisa tepati janjinya Menutup Pabrik Miras

Koma.id | Tangerang – Pondok Pesantren (Ponpes) Subulussalam Kresek, Tangerang, kembali menggelar pengajian rutin yang dihadiri oleh ratusan santri, para pengajar, dan masyarakat, minggu (01/09/2024).

Pengajian ini dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Subulussalam, Kiyai Amal Faihan Maimun, yang memberikan nasihat dan mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama.

Silakan gulirkan ke bawah

Pada kesempatan tersebut, Kiyai Amal mengajak seluruh jamaah untuk memohon kepada Allah SWT agar pabrik miras yang berada di Cikande, serang segera di tutup dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menepati janjinya terkait pencabutan izin operasional pabrik minuman keras (miras) yang berada di wilayah Serang, Banten.

Selain itu, beliau juga berharap agar tidak ada lagi pabrik serupa yang dapat berdiri di wilayah Provinsi Banten, yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Kita bersama-sama berdoa agar usaha kita dalam menutup pabrik miras ini dikabulkan oleh Allah SWT, dan agar Kementerian Perindustrian benar-benar menepati janjinya. Kita semua tidak menginginkan adanya pabrik minuman keras yang dapat merusak moral generasi muda di tanah Banten ini,” ujar Kiyai Amal.

Pengajian yang rutin digelar ini tak hanya menjadi ajang untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat tekad bersama dalam memperjuangkan nilai-nilai moral dan keagamaan di masyarakat.

Kiyai Amal yang juga Kepala Bidang Hukum dan Politik ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulam) Banten, mengingatkan para jamaah tentang pentingnya terus berdoa dan berjuang untuk kebaikan bersama, serta menjaga agar wilayah Banten tetap bersih dari hal-hal yang merusak tatanan sosial dan keagamaan.

Pengajian ini ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan oleh Kiyai Amal Faihan Maimun dan diamini oleh seluruh jamaah yang hadir.

Doa tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat dan harapan masyarakat Banten dalam menuntut keadilan dan perlindungan terhadap generasi muda dari dampak negatif keberadaan pabrik miras.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.