Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Ritual Sumpah Pocong Dihidupkan Lagi Akibat Frustrasi Masyarakat Mencari Keadilan

Views
×

Ritual Sumpah Pocong Dihidupkan Lagi Akibat Frustrasi Masyarakat Mencari Keadilan

Sebarkan artikel ini
Sumpah Pocong Saka Tatal-Iptu Rudiana, Pimpinan Padepokan Amparan Jati : Kalau Cuma Seorang, Efeknya Tak Terlihat

Koma.id Sumpah pocong, ritual yang dihidupkan kembali oleh kubu Saka Tatal, memantik kontroversi di tengah masyarakat. Praktik kuno yang dilakukan sebagai upaya untuk mencari keadilan ini menuai beragam reaksi, mulai dari kritik tajam hingga dukungan skeptis.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhsan Abdullah, menilai bahwa sumpah pocong adalah cerminan dari rasa frustasi masyarakat yang merasa tidak lagi menemukan keadilan di negeri ini.

Silakan gulirkan ke bawah

Namun, Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat, Iman Setiawan Latief, memberikan pandangan yang berbeda. Ia dengan tegas menyatakan bahwa sumpah pocong bukanlah bagian dari ajaran Islam.

Untuk itu ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tetap berpegang pada mekanisme hukum yang sah dan meninggalkan praktik-praktik yang tidak memiliki dasar agama.

Sementara itu perdebatan terus berlanjut, keadilan yang sejati tampaknya masih menjadi impian yang sulit digapai.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.