Koma.id– Polemik seputar netralitas Polri dalam Pemilu 2024 terus bergulir, memunculkan perhatian dari berbagai pihak. Komisi III DPR RI berencana membentuk Panitia Kerja (Panja) khusus untuk mengkaji isu tersebut, menambah kompleksitas situasi politik menjelang pesta demokrasi mendatang.
Menanggapi rencana pembentukan Panja, Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyampaikan pandangannya. Ia menilai bahwa langkah tersebut dapat menjadi upaya mitigasi yang relevan untuk mengingatkan Polri agar tetap netral di tengah hiruk-pikuk politik. Namun, Ray juga menekankan pentingnya pembentukan Panja sejak awal, bukan hanya saat masalah muncul.
Sementara itu, Perekat Nusantara (Persatuan Advokat Nusantara) dan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) turut mengungkapkan protes terhadap tindakan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Protes itu berkaitan dengan persetujuannya terhadap penyidikan dan pemanggilan klarifikasi terhadap Juru Bicara TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono.
Artis hingga Anggota DPR Dukung Nadiem
Sebab, pernyataan Aiman seharusnya direspon oleh Kapolri dan Kapolda Metro Jaya sebagai bentuk hak masyarakat untuk menyampaikan koreksi, seruan, dan peringatan kepada institusi kepolisian.
Polemik ini menambah kompleksitas suasana politik menjelang Pemilu 2024 dan menjadi sorotan publik. Bagaimana perkembangan selanjutnya, apakah Panja akan dapat memberikan solusi atau justru menimbulkan kontroversi, menjadi tanda tanya besar yang masih menggantung di udara politik Tanah Air.













