Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

Krisis Keamanan Distrik Gome Meningkat! KKB Bakar Sekolah dan Rumah Adat

Views
×

Krisis Keamanan Distrik Gome Meningkat! KKB Bakar Sekolah dan Rumah Adat

Sebarkan artikel ini
Krisis Keamanan Distrik Gome Meningkat! KKB Bakar Sekolah dan Rumah Adat

Koma.id – Keadaan genting melanda Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, ketika Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan serangan yang merusak dan mengancam warga setempat. Dalam serangan mengerikan tersebut, KKB tidak hanya membakar gedung sekolah, tetapi juga merusak rumah adat. Teror itu menyebabkan sekitar 200 warga dari 10 kampung sekitarnya terpaksa mengungsi demi keselamatan mereka.

Ketegangan masyarakat akibat serangan KKB membuat sebagian warga merasa terancam dan mendatangi Pos Gome Satgas 300/Bjw. Mereka mencari perlindungan di pos militer ini sebagai respon atas tindakan KKB yang menjalar di wilayah Puncak Ilaga.

Silakan gulirkan ke bawah

Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, mengatakan, warga yang mengungsi telah diarahkan untuk berlindung di Gereja Bethel Jenggernok. Gereja tersebut berlokasi dekat dengan pos militer TNI, sehingga mereka dapat tetap terpantau dan mendapatkan perlindungan yang diperlukan.

“Dari laporan yang diterima terungkap masyarakat mendatangi dan mengadu ke Pos TNI Satgas 300/Bjw untuk minta perlindungan,” kata Deni dalam keterangan dikutip.

Sementara Polda Papua juga mengonfirmasi bahwa KKB telah melakukan pembakaran di SMPN 1 Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Serangan terhadap sekolah tersebut menggunakan tembakan flare sebanyak 10 kali, yang memancarkan warna merah dari tiga arah berbeda.

Kejadian tersebut juga diikuti oleh tembakan yang terdengar dari jarak sekitar 400 meter, yang tampaknya ditujukan ke Pos Kodim. Tembakan ini diduga dilakukan oleh KKB, sehingga terjadi kontak tembak dengan aparat keamanan.

KKB diperkirakan melarikan diri menuju Kampung Kunga setelah melakukan aksinya yang merusak dan mengancam warga. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pihak berwenang berupaya mengatasi dan mengamankan wilayah tersebut dari ancaman KKB yang semakin mengkhawatirkan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.