Koma.id– Sebuah serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dialami lima tenaga kesehatan (Nakes) di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, di wilayah Pegunungan Papua. Korban-korban penyerangan KKB ini adalah Ferdinandus Suweni, Adrianus Erdwarder Harapan, Sandi Ransa, Danur Widuran, dan Angganita Mandowen.
Kejadian ini berawal dari mereka pergi untuk memeriksa informasi terkait penerbangan ke lokasi yang memiliki akses ke Stasiun Satelit Bergerak (SSB) karena daerah tersebut tidak memiliki jaringan telekomunikasi yang memadai.
Lalu datang KKB melakukan penyerangan lantaran menduga mereka sebagai intel yang menyamar di daerah tersebut. Kemudian memaksa seluruh korban untuk berkumpul di Lapangan Terbang Amuma. Usai memeriksa kartu identitas para korban, para pelaku baru yakin bahwa mereka adalah tenaga kesehatan.
Para pelaku mengklaim sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap XVI Yahukimo saat melakukan tindakan penganiayaan tersebut.
Sementara itu, Danur Widuran, salah satu korban menjelaskan bahwa ia bersama empat rekannya diberikan tugas oleh Kementerian Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat yang diduga mengalami kelaparan di Distrik Amuma sejak Senin (30/10/2023).
“Kami nakes dari Kemenkes turun diminta untuk pelayanan kesehatan yang memungkinkan dilakukan di Amuma,” ucapnya.







