Koma.id– Partai Nasdem Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan somasi terhadap Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada Senin (9/10/2023), menyusul hasil survei kontroversial yang diumumkan. Survei tersebut menyebut elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) yang diusung oleh Nasdem, Anies Baswedan, hanya mencapai 5 persen di Sumut.
Adapun Survei LSI Denny JA, yang kerap dianggap sebagai salah satu lembaga survei terkemuka di Indonesia. NasDem sumut tidak terima dengan kenyataan rendahnya hasil survei elektabilitasnya Anies di Sumut.
“Pertama, melakukan gugatan secara perdata, bahkan juga melakukan langkah hukum secara pidana. Kami sudah menentukan langkah-langkah itu,” ujar Ketua DPW Nasdem Sumut, Iskandar, Senin (9/10/2023).
Di sisi lain, bacapres Ganjar Pranowo terus aktif melakukan safari politik di berbagai wilayah Indonesia. Ganjar mengunjungi Pesantren Miftahul Huda di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang menjadi salah satu tempat strategis untuk meraih dukungan politik. Dalam kunjungannya, Ganjar berdiskusi dengan sejumlah tokoh pesantren yang memiliki pengaruh dalam pemilihan presiden.
Di sisi lain, tim Prabowo Subianto juga terus mempersiapkan strategi politik mereka. Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengumumkan bahwa empat nama menguat sebagai bakal calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto. Nama-nama tersebut adalah Airlangga, Gibran, Khofifah, dan Erick Thohir.
Kematian 5 Calon Manajer KDMP Disorot, Menteri HAM hingga Ombudsman Minta Investigasi Menyeluruh
Dengan dinamika politik yang semakin panas menjelang pemilihan presiden, hasil survei dan pergerakan para calon presiden dan wakil presiden menjadi perhatian utama dalam peta politik terkini. Diperkirakan pertarungan politik akan semakin memanas seiring berjalannya waktu.







