Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahHukumRagam

Anak Pejabat Kemenhub Bunuh Diri Disekolah, Polisi Hentikan Penyidikan Tidak Menemukan Unsur Pidana

Views
×

Anak Pejabat Kemenhub Bunuh Diri Disekolah, Polisi Hentikan Penyidikan Tidak Menemukan Unsur Pidana

Sebarkan artikel ini
Anak Pejabat Kemenhub Bunuh Diri Disekolah, Polisi Hentikan Penyidikan Tidak Menemukan Unsur Pidana

Koma.id | Polisi menghentikan penyelidikan kematian siswa sekolah Islam Athirah yang diduga bunuh diri dengan melompat  dari lantai delapan gedung sekolah, dari pemeriksaan  hingga penyidikan  Polisi tidak menemukan adanya unsur pidana, korban disimpulkan bunuh diri dengan melompat dari atap lantai delapan gedung sekolah.

Dalam proses penyelidikan Polisi telah memeriksa dua puluh empat saksi, mulai dari teman korban, guru, petugas kebersihan atau OB, hingga ojek online yang mengantar korban ke sekolah.

Silakan gulirkan ke bawah

Dari pemeriksaan saksi yang disesuaikan dengan hasil analisa rekaman CCTV polisi tidak menemukan adanya unsur kekerasan atau unsur pidana pada korban sebelum di temukan tergeletak di lapangan sekolah.

Dikabarkan siswa kelas delapan inisial BNY (15) di duga bunuh diri dengan melompat dari atap lantai delapan hingga jatuh dilapangan sekolah hingga tewas.

Polisi pun menghentikan penyelidikan atas kasus tersebut lantaran tidak ditemukan adanya unsur pidana.

Dari keterangan saksi yang disesuaikan dengan rekamam CCTV korban datang ke sekolah pada pukul sembilan lewat dua puluh satu menit, selanjutnya korban naik lift dari lantai satu menuju lantai delapan dan menaiki tangga menuju ke atap.

“Hasil pemeriksaan penyidikan artinya kita sampai saat ini belum atau tidak melihat ada unsur pidana, karena dari hasil pemeriksaan dari hasil penyidikan kita tidak adanya atau tidak melihat adanya unsur pidana, jadi kita melakukan untuk menghentikan penyidikan.”Ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib. Senin (05/06/2023)

Sementara itu terkait luka korban tim forensik Biddokes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) yang telah melakukan pemeriksaan luar jenasah mengungkap terdapat beberapa luka ditubuh korban yang disebabkan oleh benda tumpul yang sangat kuat, dimana berkenaan objek dengan benda tumpul itu sangat kuat dan keras sehingga mengakibatkan luka memar lecet dan kondisi patah tulang di daerah panggul, paha dan lengan.

Sebelumnya siswa kelas delapan SMP Athirah yang beralamatkan di jalan Kajaolalida, kota Makassar ditemukan tergeletak dilapangan sekolah, korban tak lain adalah anak dari pejabat Kemenhub yang menjabat sebagai kepala balai pengelola transfortasi darat  kelas dua Banten, dan jatuh dari lantai delapan gedung sekolah Rabu 24 Mei lalu.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.