Koma.id – Pegiat media sosial, Jhon Sitorus membalas sindiran bakal calon presiden Koalisi Perubahan, Anies Baswedan soal politisi yang wara-wiri ke daerah berolahraga lari lalu selfie dan diunggah ke media sosial.
Jhon menuding pidato yang disampaikan Anies tersebut pesanan oligarki.
“Ngakunya ingin adu gagasan, tetapi selama pidato hanya MENYINDIR lawannya, Gagasannya dimana? Bahkan dia sendiri TIDAK TAHU. Yang penting pendukung PUAS terbahak2,” ujar dia seperti dikutip dari twitter pribadinya, (22/5/2023).
“Pidato sesuai pesanan BOHIR dan OLIGARKI. Bagaimana tidak, KORUPTOR pun dibela mati2an agar uang kampanye LANCAR,” sambungnya.
Sebagai informasi, Anies Baswedan, secara tidak langsung mengkritisi para politikus yang menggunakan aktivitas jogging atau larinya sebagai konten media sosial.
Sebelumnya, Anies terlebih dahulu menceritakan pengalamannya melanglang buana ke berbagai daerah untuk bercengkerama dengan masyarakat, yang disebutnya sebagai “tirakat” atau perjalanan spiritual.
Selama perjalanan tirakatnya di beberapa daerah, Anies mengaku selalu mendengarkan keluh kesah masyarakat tanpa membawa kamera atau naratif untuk acara semacam itu. Ia menegaskan tidak melakukan perjalanan rekreasi semata-mata untuk tujuan mengambil foto jogging.
“Saya mendengarkan keluh kesah dan cerita mereka. Saya tidak lari hanya untuk mengambil foto dan mempostingnya. Saya masuk ke suatu tempat, warung, tanpa membawa kamera atau semacamnya,” ujar Anies dalam orasi politiknya di Anies Baswedan. Volunteer National Gathering pada Minggu (21/5/2023) di Tennis Indoor Senayan.
“Saya bertemu mereka bukan untuk selfie dan mempostingnya di pagi hari. Tidak, saya tidak lari hanya untuk mengambil foto,” kata Anies yang disambut sorak-sorai antusias para relawan.













