Koma.id – Media sosial diramaikan dengan beredarnya Anton Gobay berfoto bersama Gubernur Papua Lukas Enembe.
Foto yang beredar ialah momen foto bersama Lukas Enembe bersama sejumlah pria berseragam putih hitam yang diduga merupakan para pilot.
Dalam foto tersebut, Lukas Enembe duduk di kursi dan yang lainnya berdiri berjejer di belakangnya.
Belum diketahui kapan dan lokasi foto tersebut diambil. Polisi tengah mendalami foto tersebut.
“Sedang didalami,” kata Kadiv Hubinter Irjen Krishna Murti, Rabu (11/1/2023).
Kini Anton Gobay ditahan aparat Filipina karena membawa belasan senpi ilegal. Senpi tersebut terdiri atas 10 senpi laras panjang dan 2 senpi laras pendek.
Krishna mengatakan, berdasarkan pengakuan Anton, senpi tersebut akan dibawa ke Papua untuk mendukung kegiatan organisasi Papua.
“AG mengaku akan membawanya ke Papua untuk mendukung kegiatan organisasi Papua,” tuturnya.
Krishna menuturkan Anton membeli senpi ilegal tersebut dari seseorang di Provinsi Cebu, Filipina.
Dia menjelaskan, sepuluh senpi laras panjang tanpa amunisi yang dibawa Anton Gobay berjenis M4. Satu unit senapan tempur itu disebut dibeli Anton seharga 50 ribu peso atau senilai sekitar Rp 14 juta.
“Berupa 10 pucuk senpi laras panjang jenis M4 kaliber (5,56 milimeter), senilai 50.000 peso, tanpa amunisi,” tuturnya.
Selain itu, ada dua senpi laras pendek merek Ingram berkaliber 9 mm tanpa amunisi. Harga senpi laras pendek itu disebut mencapai 45 ribu peso.













