Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

8.002 WNI Laporkan Diri Keluar dari Sindikat Scam Kamboja

×

8.002 WNI Laporkan Diri Keluar dari Sindikat Scam Kamboja

Sebarkan artikel ini
8.002 WNI Laporkan Diri Keluar dari Sindikat Scam Kamboja
WNI yang berhasil keluar dari sindikat online scam datangi KBRI Phnom Penh untuk meminta fasilitasi proses kepulangan ke Indonesia. (Foto/Istimewa)

Koma.id Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kamboja mencatat sebanyak 8.002 warga negara Indonesia telah melapor setelah keluar dari jaringan penipuan daring atau online scam sepanjang Januari hingga awal Mei 2026. Lonjakan laporan terjadi sejak pertengahan April dengan rata-rata lebih dari 100 WNI melapor setiap hari.

Kondisi ini dipicu operasi pemberantasan sindikat online scam oleh pemerintah Kamboja yang kini menyasar wilayah-wilayah seperti Poipet, daerah perbatasan Kamboja-Thailand yang dikenal menjadi pusat aktivitas pekerja scam asal Indonesia.

Silakan gulirkan ke bawah

“Dengan tren aduan rata-rata lebih dari 100 WNI setiap harinya,” tulis KBRI Phnom Penh dikutip.

KBRI Phnom Penh menyebut sebagian besar WNI yang melapor tidak memiliki paspor, terkena denda overstay, dan mengalami kesulitan finansial untuk pulang ke Indonesia.

Lonjakan tersebut juga membuat penampungan sementara milik KBRI mengalami kelebihan kapasitas. Mantan Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmo Sumarto, mengatakan mayoritas WNI yang melapor mengakui keterlibatan mereka dalam aktivitas online scam.

Karena itu, KBRI terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum Indonesia untuk pemeriksaan lanjutan guna menentukan tingkat keterlibatan serta proses hukum terhadap para WNI setelah tiba di Tanah Air.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.