Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Mendikdasmen Tegaskan MBG Diprioritaskan bagi Siswa yang Membutuhkan

Views
×

Mendikdasmen Tegaskan MBG Diprioritaskan bagi Siswa yang Membutuhkan

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Tegaskan MBG Diprioritaskan bagi Siswa yang Membutuhkan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto/Istimewa)

Koma.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan tidak akan diberikan kepada seluruh siswa, melainkan diprioritaskan bagi peserta didik yang benar-benar membutuhkan. Kebijakan tersebut telah diputuskan dalam rapat tingkat menteri, sementara mekanisme pelaksanaannya masih disusun bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

Abdul Mu’ti menjelaskan, hingga saat ini pemerintah juga masih mengkaji skema pelibatan kantin sekolah dalam pendistribusian MBG. Menurutnya, belum ada keputusan final mengenai peran kantin karena seluruh skenario masih dibahas secara mendalam bersama BGN.

Silakan gulirkan ke bawah

“Belum ada keputusan soal kantin dan berbagai pelayanan lainnya. Agar MBG berjalan dengan baik, tentu semua harus melalui pengkajian yang mendalam,” kata Abdul Mu’ti dikutip Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, satu-satunya keputusan yang telah disepakati dalam rapat tingkat menteri adalah mengenai sasaran penerima manfaat. Program MBG nantinya tidak lagi diberikan secara merata kepada seluruh siswa.

“Yang sudah diputuskan dalam rapat tingkat menteri adalah penerima MBG ini nanti tidak untuk semuanya, tetapi hanya untuk yang memerlukan,” ujarnya.

Meski arah kebijakan telah ditetapkan, Abdul Mu’ti menegaskan mekanisme teknis penyaluran masih difinalisasi agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.

“Mekanismenya bagaimana sedang kami susun supaya kebijakan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Menurut Abdul Mu’ti, kewenangan penyelenggaraan dan distribusi Program MBG sepenuhnya berada di bawah Badan Gizi Nasional. Sementara itu, Kemendikdasmen berperan memberikan masukan agar implementasi program selaras dengan tujuan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik.

Ia menilai, memprioritaskan siswa yang paling membutuhkan akan membuat manfaat program lebih efektif dibandingkan apabila diberikan kepada seluruh peserta didik.

“Jadi memang yang paling berhak menerima itu yang dilayani,” ujar Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti menambahkan, semangat utama Program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun generasi yang sehat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menekan angka stunting sebagaimana menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, koordinasi antara Kemendikdasmen dan BGN akan terus dilakukan hingga kebijakan teknis pelaksanaan diterbitkan secara resmi oleh BGN.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.