Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaHukumNasional

Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Terseret Kasus Suap Blueray Cargo, Kemenkeu Siap Copot Jika Terbukti

Views
×

Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Terseret Kasus Suap Blueray Cargo, Kemenkeu Siap Copot Jika Terbukti

Sebarkan artikel ini
Djaka Budhi Utama Dirjen Bea Cukai

Koma.id | Jakarta – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama akhirnya buka suara setelah namanya disebut dalam kasus dugaan suap importasi barang yang tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Djaka meminta publik mengikuti perkembangan persidangan tanpa memberikan banyak komentar.

“Terkait dengan permasalahan importasi di Bea Cukai, kita sama-sama ikuti perkembangan persidangan saja,” ujar Djaka dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (05/06).

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam dakwaan Jaksa KPK, tiga terdakwa pimpinan Blueray Cargo – John Field, Deddy Kurniawan Sukolo, dan Andri – didakwa menyuap pejabat Bea Cukai senilai Rp61,3 miliar dalam bentuk dolar Singapura serta fasilitas mewah senilai Rp1,8 miliar.

Nama Djaka muncul dalam surat dakwaan yang menyebut adanya pertemuan pejabat Bea Cukai dengan pengusaha kargo di Hotel Borobudur, Jakarta, Juli 2025. Selain itu, saksi Aditya Rachman Rony Putra mengaku pernah dititipi goodie bag untuk Djaka melalui ajudannya, Tohir. Jaksa juga mengungkap adanya amplop berisi 213.600 dolar Singapura dengan kode “1” yang diduga diperuntukkan bagi Dirjen Bea Cukai.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menegaskan akan mencopot Djaka bila terbukti menerima suap.

“Harusnya iya, kalau terbukti (menerima suap) iya,” kata Purbaya.

KPK telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi importasi barang di Ditjen Bea Cukai. Mereka antara lain mantan Direktur Penyidikan & Penindakan Rizal, Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono, Kasi Intelijen Orlando Hamonangan Sianipar, pegawai DJBC Budiman Bayu Prasojo, serta dua pimpinan Blueray Cargo, John Field dan Deddy Kurniawan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyeret pejabat tinggi Bea Cukai dan menambah daftar panjang perkara korupsi di sektor kepabeanan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.