Koma.id– Pernyataan kontroversial kembali dilontarkan oleh Amien Rais yang menyoroti dinamika internal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam sebuah video yang beredar di kanal medianya, Amien menyampaikan kritik keras dengan meminta evaluasi terhadap posisi Teddy Indra Wijaya.
Amien menilai bahwa kedekatan antara Presiden dan Sekretaris Kabinet tersebut telah memicu persepsi negatif di tengah masyarakat. Ia mengaitkan hal itu dengan isu moralitas serta menilai kondisi tersebut berpotensi mengganggu kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
“Berdasarkan pendapat atau opini masyarakat seperti bisa kita pantau, ternyata Teddy itu seorang Gay seperti kaum Nabi Luth pada zaman dulu, lebih menyukai atau mencintai sesama laki-laki,” ujar Amien Rais dalam sebuah pernyataan video yang diunggah di saluran medianya.
Lebih lanjut, mantan Ketua MPR RI itu menilai hubungan kerja antara keduanya sudah melampaui batas profesional. Ia menyebut situasi tersebut sebagai “offside” dan menganggapnya sebagai sumber kegaduhan publik yang perlu segera ditangani.
Amien juga menyinggung berbagai narasi yang berkembang di ruang publik, termasuk klaim simbolik yang dikaitkan dengan budaya populer serta munculnya julukan tertentu terhadap Teddy. Menurutnya, kondisi tersebut memperkuat persepsi yang dinilai tidak sehat bagi stabilitas pemerintahan.
“Saya ikut malu membicarakan kedua orang ini. Tetapi kalau tidak ada tindakan yang jelas dan tegas, saya khawatir pemerintahan Prabowo bisa bubar di tengah jalan,” tegasnya.







