Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahNasional

Dedi Mulyadi Perintahkan Wali Kota Bekasi Pasang Palang Pintu Otomatis dalam Seminggu

Views
×

Dedi Mulyadi Perintahkan Wali Kota Bekasi Pasang Palang Pintu Otomatis dalam Seminggu

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi Perintahkan Wali Kota Bekasi Pasang Palang Pintu Otomatis dalam Seminggu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto/Istimewa)

Koma.id | Bekasi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto segera memasang palang pintu otomatis di perlintasan kereta wilayah Bekasi. Instruksi tegas itu disampaikan menyusul kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya.

“Pasang saja, dalam seminggu ini harus terpasang oleh Pak Wali Kota, sanggup enggak?” ujar Dedi Mulyadi saat menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/04). Tri Adhianto pun menjawab “Siap”.

Silakan gulirkan ke bawah

Tri sebelumnya mengakui sejumlah perlintasan kereta di Bekasi masih menggunakan palang pintu manual. Ia menyebut Dinas Perhubungan Kota Bekasi telah mengambil alih pengaturan lalu lintas di dua titik perlintasan, yakni Ampera dan Bulak Kapal.

Dedi menegaskan, pemasangan palang pintu otomatis menjadi langkah jangka pendek sebelum pembangunan flyover dilakukan.

“Kalau dengan ada flyover, maka tidak diperlukan lagi. Tetapi dalam jangka pendek, itu bisa digunakan palang pintu pengamanan,” katanya.

Selain itu, Dedi juga memerintahkan Polres Kota Bekasi menindak tegas dugaan premanisme oleh organisasi masyarakat (ormas) yang selama ini menguasai palang pintu kereta.

“Tidak boleh lagi ada ormas, ada premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya. Saya pikir tingkat Polsek saja bisa menyelesaikan itu,” tegasnya.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, turut menegaskan bahwa palang pintu yang tidak memenuhi standar keselamatan akan ditutup.

“Selama itu tidak memenuhi syarat-syarat untuk menjamin keselamatan, maka kami harus tutup,” ujarnya di Stasiun Bekasi Timur.

Langkah cepat Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi ini diambil untuk memastikan keselamatan masyarakat, sekaligus mencegah terulangnya tragedi di perlintasan sebidang yang selama ini rawan kecelakaan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.