Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasional

Buruh Mulai Siapkan Aksi Besar May Day 2026

Views
×

Buruh Mulai Siapkan Aksi Besar May Day 2026

Sebarkan artikel ini
New Project 16

Koma.id Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menggelar konferensi pers terkait rencana aksi buruh menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, melalui Zoom Meeting.

Ketua Partai Buruh Said Iqbal menegaskan bahwa ratusan ribu buruh yang tergabung dalam KSPI dan simpatisan Partai Buruh akan menggelar aksi serempak di seluruh Indonesia pada May Day 2026, yang mencakup 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/kota.

Silakan gulirkan ke bawah

Untuk wilayah Jakarta, aksi akan dipusatkan di depan Gedung DPR/MPR RI pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, sebelum dilanjutkan dengan long march menuju Istora Senayan. Di lokasi tersebut, KSPI akan mendeklarasikan organisasi kemasyarakatan buruh bernama Garda Buruh Nasional, yang disebut sebagai wadah perjuangan langsung isu buruh kepada Presiden serta pengawalan program kesejahteraan pemerintah.

“Aksi ini akan dilaksanakan secara damai, tertib, konstitusional, anti-kekerasan, dan tidak anarkis. Kami telah berkoordinasi dengan aparat keamanan serta menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan seluruh Polda di Indonesia,” kata Said Iqbal.

Said Iqbal menekankan ada enam isu perburuhan yang telah disampaikan pada May Day 2025, namun hingga saat ini belum terpenuhi. Kemudian dalam aksi mendatang, KSPI mengusung delapan isu utama, yakni pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, reformasi pajak termasuk kenaikan PTKP menjadi Rp7,5 juta per bulan, serta penghapusan pajak THR, pesangon, JHT, dan pensiun.

Selain itu, buruh juga menyoroti ancaman PHK akibat dampak global, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi, pembatasan potongan aplikasi ojek online maksimal 10 persen, serta ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 terkait penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.

“Terakhir, kami ingin mengingatkan bahwa saat ini sudah terdapat indikasi ancaman PHK di sejumlah perusahaan, khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Timur,” tandasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.