Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalRagam

Pemerintah Siapkan Skenario Penghematan, ASN Bisa WFH dan Jam Kerja Dikurangi

Views
×

Pemerintah Siapkan Skenario Penghematan, ASN Bisa WFH dan Jam Kerja Dikurangi

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Siapkan Skenario Penghematan, ASN Bisa WFH dan Jam Kerja Dikurangi
Presiden Prabowo Subianto pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12). (Foto/BPMI Setpres)

Koma.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran kabinet untuk menyiapkan langkah penghematan anggaran menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran.

Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jumat (13/03), Prabowo menyebut sejumlah opsi efisiensi, mulai dari penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), pengurangan jam kerja, hingga penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Silakan gulirkan ke bawah

Prabowo menegaskan, kebijakan ini penting untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak melebar akibat lonjakan harga minyak dunia.

“Umpamanya berapa ASN dan pejabat tidak usah ke kantor, mengurangi macet dan melaksanakan penghematan besar-besaran. Mengurangi hari kerja pun harus kita pertimbangkan,” ujarnya.

Presiden juga mencontohkan langkah Pakistan yang menerapkan “critical measures” sebagai respons terhadap dampak perang. Ia meminta para Menteri Koordinator membahas lebih lanjut opsi-opsi tersebut.

Wacana ini mendapat dukungan dari DPR RI. Ketua Komisi II, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan efisiensi anggaran perlu dilakukan, namun mengingatkan agar pelayanan publik tidak terganggu.

“Yang terpenting bagi kami adalah program WFH atau work from anywhere itu sama sekali tidak mengganggu pelayanan publik,” katanya, Sabtu (14/03).

Rifqi menekankan, kebijakan penghematan harus tetap berpihak pada rakyat dengan memastikan subsidi, termasuk subsidi BBM, tetap berjalan di tengah ketidakpastian global. Pemerintah diharapkan mampu menekan biaya operasional birokrasi tanpa mengurangi kehadiran negara bagi masyarakat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.