Koma.id | Pasuruan – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Iran untuk tidak panik di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Hal ini disampaikan Nasaruddin saat kunjungan ke sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan, Jumat (06/03).
“Kami mengimbau para mahasiswa Indonesia yang berada di Iran untuk tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kondisi mereka tetap aman,” ujar Nasaruddin.
Ia menegaskan, pemerintah melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri, termasuk mahasiswa di Iran. Pemerintah juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi mereka.
Hingga saat ini, sebagian mahasiswa Indonesia memilih tetap berada di Iran sambil menunggu perkembangan situasi.
“Yang terpenting, keselamatan warga negara Indonesia tetap menjadi prioritas,” tambahnya.
Nasaruddin menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau dinamika global, khususnya di kawasan Timur Tengah, agar keselamatan warga negara Indonesia tetap terjaga. Ia juga mengingatkan agar masyarakat di tanah air tidak mudah terpengaruh isu yang menimbulkan kepanikan, karena pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk melindungi WNI di luar negeri.
Narasi ini menegaskan sikap pemerintah yang berupaya menjaga ketenangan sekaligus memberikan kepastian bahwa keselamatan mahasiswa Indonesia di Iran menjadi perhatian utama.








