Koma.id– Presiden Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2/2026) untuk melakukan lawatan diplomatik yang mencakup pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Lawatan ini bertujuan memperkuat hubungan kedua negara dan kerja sama strategis di bidang ekonomi, termasuk penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART).
Sebelum keberangkatan, Prabowo mematangkan strategi negosiasi ekonomi bersama para menteri di Hambalang, Bogor, untuk meningkatkan produktivitas industri dalam negeri, memperluas akses pasar, dan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok global. Rangkaian kunjungan juga mencakup pertemuan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan AS.
“Presiden telah mematangkan strategi untuk meningkatkan produktivitas industri, memperluas akses pasar, serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam rantai pasok global sebagai bagian dari persiapan perundingan dengan Pemerintah Amerika Serikat,” jelas akun Instagram @presidenrepublikindonesia dikutip.
Selain agenda ekonomi, Presiden Prabowo juga akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza di Washington D.C. pada 19 Februari 2026, sebagai bentuk diplomasi aktif Indonesia dalam mendorong perdamaian internasional. Menteri Luar Negeri Sugiono menekankan bahwa partisipasi Indonesia akan berpedoman pada Piagam PBB, memastikan bahwa keterlibatan negara mengikuti mekanisme resmi dan memperkuat upaya PBB dalam mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Palestina.







