Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Dewi Astutik Tak Berdaya Hadapi Kepungan Operasi Internasional

Views
×

Dewi Astutik Tak Berdaya Hadapi Kepungan Operasi Internasional

Sebarkan artikel ini
Dewi Astutik Tak Berdaya Hadapi Kepungan Operasi Internasional

Koma.id Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap rangkaian aktivitas lintas negara Dewi Astutik, buronan kasus penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun, sebelum akhirnya diringkus di Kamboja.

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, menyebut Dewi sempat berpindah ke Thailand dan Hong Kong akibat masa tinggalnya di Kamboja yang telah habis.

Silakan gulirkan ke bawah

“Selama di Kamboja, dan keluar dari Kamboja termonitor dua kali ke Thailand dan Hong Kong karena visanya habis dan harus keluar dulu dari Kamboja,” kata Suyudi, Kamis (4/12/2025).

Menurut Suyudi, Dewi pertama kali tiba di Kamboja pada Februari 2023. Namun, BNN belum merinci waktu pasti pelintasannya ke dua negara tersebut.

Mantan Kapolda Banten itu menegaskan Dewi tidak pernah berani kembali ke Indonesia karena statusnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) serta red notice Interpol sejak 3 Oktober 2024.

“Kalau ke Indonesia, yang bersangkutan tidak berani masuk, karena sudah menjadi DPO (daftar pencarian orang),” ujarnya.

Dewi Astutik akhirnya ditangkap pada Senin (1/12) setelah hampir dua tahun menjadi buronan internasional. Ia disebut sebagai aktor utama penyelundupan sabu 2 ton yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.

Penangkapan ini merupakan hasil operasi terpadu antara BNN RI, Bais perwakilan Kamboja, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Interpol, Bea Cukai, Kemenkeu, hingga Kemenlu.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.