Koma.id– Pemerintah Provinsi Sumatra Utara meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan penjarahan.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumut Surya menyusul sejumlah pusat perbelanjaan dan toko swalayan di wilayah Sumatra Utara dilaporkan menjadi sasaran penjarahan di tengah kondisi darurat banjir yang masih melanda beberapa kabupaten.
Surya menyebut ketersediaan bantuan logistik sebenarnya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Namun, distribusi bantuan belum merata karena akses menuju lokasi-lokasi yang terisolasi masih sulit ditembus.
“Sebetulnya tinggal masalah untuk distribusinya aja sekarang yang masalah menyangkut di mana-mana memang terjadi kesulitan untuk pangan,” kata dia dikutip.
Menurut dia, beberapa wilayah banjir masih terblokir oleh genangan air yang tinggi dan material longsor, sehingga menghambat pergerakan armada logistik.Pemerintah daerah bersama TNI/Polri telah mengupayakan alternatif jalur distribusi serta menambah personel untuk mempercepat pendataan kebutuhan pengungsi.
Surya memastikan bahwa pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga, termasuk BNPB dan organisasi kemanusiaan, untuk mempercepat penyaluran bantuan makanan, air bersih, serta kebutuhan dasar lainnya
Ia meminta agar masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.







