Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahNasional

Aksi Heroik Kapolsek Rakit Batang Pisang untuk Selamatkan Warga Dari Banjir

Views
×

Aksi Heroik Kapolsek Rakit Batang Pisang untuk Selamatkan Warga Dari Banjir

Sebarkan artikel ini
Aksi Heroik Kapolsek Rakit Batang Pisang untuk Selamatkan Warga Dari Banjir

Langkat – Kabupaten Langkat kembali dilanda banjir setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir. Sejumlah kecamatan, termasuk Tanjung Pura dan Pangkalan Brandan, terdampak cukup parah akibat meluasnya genangan air yang merendam permukiman warga.

Di tengah situasi sulit tersebut, jajaran Polres Langkat terus melakukan evakuasi terhadap warga terdampak. Salah satu aksi yang menjadi sorotan publik adalah tindakan heroik Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Amrizal Hasibuan, yang turun langsung mengevakuasi warga menggunakan rakit sederhana berbahan batang pisang.

Silakan gulirkan ke bawah

https://vt.tiktok.com/ZSfgqafvR/

AKP Amrizal bersama personel mendatangi lokasi banjir untuk memastikan kondisi warga sekaligus memetakan area yang membutuhkan penanganan mendesak. Dalam video yang diunggah akun TikTok @zuari.officer, terlihat AKP Amrizal menyusuri banjir menggunakan rakit darurat guna menjemput seorang lansia yang terjebak di sekitar Terowongan Kelurahan Alur Dua, Kamis (27/11).

Rakit darurat tersebut digunakan karena genangan air cukup dalam dan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan bermotor. Meski sederhana, metode ini terbukti efektif dalam menjangkau warga yang masih terperangkap di rumah mereka.

Tak hanya itu, AKP Amrizal juga terlihat berenang menembus kuatnya arus banjir demi mencapai titik yang lebih tinggi untuk mengevakuasi warga rentan. Aksi tersebut mendapat apresiasi luas, baik dari masyarakat maupun jajaran kepolisian.

Dalam unggahannya, AKP Amrizal menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang belum sepenuhnya bisa dievakuasi akibat keterbatasan personel dan perlengkapan keselamatan. Ia berkomitmen untuk melanjutkan proses penyelamatan hingga seluruh warga berada dalam kondisi aman.

“Mohon maaf kepada warga masyarakat Pangkalan Brandan yang terdampak banjir. Kami tidak dapat melakukan evakuasi seluruhnya karena keterbatasan personel dan perlengkapan,” tulisnya.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, memberikan apresiasi atas kreativitas, dedikasi, dan respons cepat yang ditunjukkan anggotanya dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama.

“Dalam keadaan darurat, sekecil apa pun upaya penyelamatan harus dilakukan. Masyarakat harus merasa terlindungi,” ujarnya.

Saat ini, Polres Langkat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, dan berbagai instansi terkait untuk mengoptimalkan penanganan banjir. Tim Sat Lantas Polres Langkat juga dikerahkan untuk membantu warga, menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.