Koma.id– Terungkapnya kasus penculikan Bilqis, balita berusia empat tahun yang ditemukan di Jambi setelah dilaporkan hilang di Makassar, memunculkan dugaan adanya jaringan perdagangan anak lintas provinsi. Temuan ini dinilai menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri kemungkinan beroperasinya sindikat penjualan anak yang selama ini sulit diungkap.
Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk segera memetakan dan menindak setiap jaringan yang diduga terlibat dalam penculikan serta perdagangan anak di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus Bilqis seharusnya menjadi momentum bagi aparat untuk membongkar kejahatan serupa secara lebih luas dan sistematis.
Rudianto juga mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Makassar yang berhasil mengungkap keberadaan Bilqis dalam waktu singkat. Menurutnya, kecepatan dan ketelitian petugas di lapangan menunjukkan soliditas aparat dalam menangani kejahatan terhadap anak.













