Koma.id– Polisi mengungkap latar belakang terduga pelaku ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang disebut kurang mendapat perhatian dari keluarganya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis dan sosial anak, termasuk pengawasan dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa 7 Jam Terkait Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel
Menurut Budi, peran keluarga sangat berpengaruh dalam membentuk karakter serta memantau perilaku anak agar tidak terjerumus ke tindakan berbahaya. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini polisi tidak menemukan indikasi keterlibatan FN dengan kelompok tertentu.
Sementara itu, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri ikut mengungkap aktivitas daring terduga pelaku.
Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyampaikan bahwa penyelidikan digital menemukan riwayat FN yang kerap mengakses komunitas di dark web berisi konten kekerasan ekstrem. Situs-situs tersebut menampilkan video perang, pembunuhan, hingga aksi sadistis lainnya.







