Koma.id– Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, mengusulkan agar nama program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihilangkan kata ‘gratis’-nya. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Kerja dengan sejumlah instansi, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Kesehatan, di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Rabu (1/10/2025).
Irma, menilai kata “gratis” membawa konotasi negatif. Sementara itu niat Presiden Prabowo Subianto mencetuskan program ini pada Januari 2025 sangatlah mulia, yakni untuk meningkatkan kecerdasan intelektual (IQ) anak Indonesia
“Makan bergizi gratis ini sebaiknya yang gratisnya itu dihapus, Pak. Makan bergizi saja. Nggak usah pake gratis karena konotasinya negatif,” ucapnya
Dalam rapat tersebut, Irma juga menyoroti persoalan mendesak dalam pelaksanaan MBG, terutama terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Berdasarkan pengalamannya membangun usaha katering sebelum menjadi anggota DPR, Irma menyatakan bahwa sertifikasi semacam itu sering kali disalahgunakan dan bahkan diperjualbelikan







