Koma.id | Jakarta – Menyusul beredarnya video kilatan cahaya di langit Madinah yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan jamaah umrah, pembimbing ibadah haji dan umrah H. Deny Setiawan mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh dan tetap menjaga semangat beribadah ke Tanah Suci.
Dalam keterangannya, H. Deny menegaskan bahwa ibadah di Makkah dan Madinah merupakan perjalanan spiritual yang sarat makna, dan tidak seharusnya terganggu oleh spekulasi yang belum terverifikasi.
“Shalat di Masjidil Haram berpahala seratus ribu kali lipat, dan di Masjid Nabawi seribu kali lipat. Itu bukan sekadar angka, tapi bentuk cinta Allah kepada hamba-Nya yang datang dengan niat tulus,” ujarnya, senin (15/09).
Ia menambahkan bahwa setiap perjalanan ibadah pasti memiliki tantangan, namun hal itu justru menjadi bagian dari penguatan iman.
“Selama niatnya lillahi ta’ala, Allah akan menjaga setiap langkah kita. Jangan biarkan rasa takut mengalahkan kerinduan. Tanah Suci selalu menyambut hati yang ikhlas,” kata Deny.
H. Deny Setiawan juga merupakan Direktur Utama Darussalam Sukses Mandiri (DSM), penyelenggara perjalanan umrah dan haji yang aktif memberikan nasehat dan pembinaan kepada jamaah Indonesia.
Sementara itu, Konsul Jenderal RI di Jeddah menyatakan bahwa hingga kini belum ada pernyataan resmi dari otoritas Arab Saudi terkait fenomena cahaya yang sempat viral di media sosial. Kilatan cahaya tersebut terlihat melintas cepat di langit Madinah, tepatnya di sekitar Masjid Nabawi pada Kamis pagi (11/9), dan disusul suara samar yang memicu spekulasi di kalangan jamaah.
Beberapa saksi mata menyebut cahaya tersebut menyerupai lintasan benda terbang, namun aktivitas ibadah di lokasi tetap berjalan normal dan situasi terpantau aman serta kondusif.







