Koma.id– Anis Hidayah secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Komnas HAM jika kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib tidak tuntas diusut hingga 8 Desember 2025.
Pernyataan itu disampaikan Anis saat menghadiri Aksi Massa Solidaritas 21 Tahun Pembunuhan Kasus Munir (#UsutTuntas) di depan kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).
Dalam aksi tersebut, Anis menegaskan komitmennya untuk menuntaskan misteri kematian Munir, yang diracun dalam penerbangan menuju Amsterdam pada 7 September 2004 silam untuk melanjutkan studi S2 di Universitas Utrecht.
“Silahkan dicatat teman-teman sampai tanggal 8 Desember, Komnas HAM belum menyelesaikan penyelidikan atas pembunuhan Munir, maka tentu saya bersedia untuk mundur,” ucap Anis Hidayah, dikutip.
Diketahui, hingga kini, 21 tahun setelah kejadian, kematian Munir masih menyisakan tanda tanya besar, terutama soal identitas aktor intelektual di balik kasus ini.







